Manfaat Daun Belimbing untuk Kesehatan
Belimbing mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Rasanya yang asam sering dijadikan sebagai bahan masakan hingga lalapan. Tak hanya buahnya, daun belimbing juga memiliki beragam khasiat.
Potensi manfaat daun belimbing antara lain mengatasi infeksi, gigi berlubang, diare, demam, nyeri, luka bakar, hipertensi, dan diabetes, hingga menghambat pertumbuhan tumor.
Apa saja manfaat daun belimbing untuk kesehatan? Simak ulasannya berikut ini.
Manfaat daun belimbing
Belimbing memiliki nama ilmiah Averrhoa bilimbi. Buah dan daun belimbing sudah sejak lama digunakan sebagai bahan masakan dan obat tradisional.
Potensi manfaat daun belimbing wuluh untuk kesehatan berasal dari kandungan senyawa aktif di dalamnya.
Berikut ini beberapa khasiat daun belimbing wuluh yang perlu Anda tahu:
1. Mengatasi gigi berlubang
Daun belimbing memiliki sifat antibakteri. Sifat ini berasal dari kandungan flavonoid, tanin, sulfur, dan asam format yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri.
Gigi berlubang atau karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh infeksi bakteri di mulut. Kondisi ini dapat mengakibatkan sakit gigi, gigi menjadi lebih sensitif, hingga gigi terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman panas dan dingin.
Dikutip dari Medical Journal of Lampung University, ekstrak daun belimbing wuluh efektif menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi.
2. Mencegah infeksi
Selain infeksi bakteri penyebab karies gigi, khasiat daun belimbing wuluh lainnya adalah ampuh mengatasi berbagai infeksi akibat virus dan jamur.
Lagi-lagi, manfaat ini berasal dari kandungan senyawa fenol dalam ekstrak daun belimbing wuluh yang mampu menghambat pertumbuhan virus, bakteri, dan jamur.
Penelitian dalam Jurnal Biota juga menyatakan bahwa ekstrak daun belimbing wuluh efektif melawan Candida albican, yakni jamur penyebab infeksi di rongga mulut, kulit, atau vagina.
3. Menghambat pertumbuhan tumor
Siapa sangka, daun belimbing juga berpotensi menghambat pertumbuhan tumor. Manfaat daun belimbing ini berasal dari kandungan senyawa tanin di dalamnya.
Tanin merupakan salah satu senyawa yang memiliki sifat antioksidan dan mampu menghambat pertumbuhan tumor.
4. Mengatasi diare
Manfaat ekstrak daun belimbing selanjutnya adalah mengatasi diare. Ini juga berasal dari kandungan senyawa tanin dalam daun Averrhoa bilimbi. Tanin diketahui juga memiliki sifat antidiare, sehingga bisa membantu mengatasi diare.
5. Mengurangi demam dan nyeri
Selain bersifat antidiare, kandungan senyawa tanin dalam daun belimbing juga bersifat antipiretik. Artinya, daun belimbing wuluh berpotensi menurunkan suhu tubuh pada kondisi demam dan mengurangi nyeri.
6. Mengatasi luka bakar
Satu lagi potensi khasiat daun belimbing untuk kesehatan adalah membantu mengobati luka bakar. Ini juga berasal dari kandungan tanin di dalamnya.
Tanin banyak digunakan masyarakat sebagai pengobatan luka bakar, bahkan digunakan untuk mencegah pembusukan pada kulit.
7. Menurunkan tekanan darah
Tak hanya buahnya, daun belimbing juga berpotensi mampu menurunkan tekanan darah tinggi, alias hipertensi.
Penelitian terdahulu dalam Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences menyatakan bahwa ekstrak daun Averrhoa bilimbi menunjukkan efek antihipertensi yang berpotensi menurunkan tekanan darah tinggi.
8. Menurunkan risiko diabetes
Satu lagi potensi manfaat daun belimbing adalah mampu menurunkan risiko diabetes.
Selain buahnya, daun belimbing juga diketahui memiliki sifat antidiabetes. Penelitian menyatakan bahwa ekstrak daun Averrhoa bilimbi mampu menurunkan kadar gula darah dan trigliserida secara signifikan, serta menghambat penyerapan kolesterol.

