Masalah Kesehatan Mental yang Rentan Dialami Kelompok Dewasa Muda
Dewasa muda adalah kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental. Kondisi bisa membahayakan kesehatan secara keseluruhan dan menyebabkan kematian.Dewasa muda merupakan salah satu kategori usia yang rentan mengalami masalah kesehatan. Masalah yang dihadapi umumnya mengganggu kesehatan orang-orang pada kelompok usia ini secara mental. Siapa yang masuk dalam kategori usia ini? Lalu, apa saja masalah yang sering dialami? Simak bahasannya di bawah ini.
Masalah yang sering dihadapi golongan usia dewasa muda
Saat memasuki usia dewasa muda, Anda akan dihadapkan dengan berbagai masalah yang memengaruhi kondisi kesehatan fisik maupun mental. Berikut masalah-masalah yang paling banyak diderita kelompok usia dewasa muda:
1. Kekerasan
Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kekerasan merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi orang-orang kelompok usia dewasa muda dan remaja. Contoh kekerasan yang kerap terjadi pada kelompok umur ini adalah bullying dan pelecehan seksual.
Dampak yang ditimbulkan dari kekerasan di antaranya cedera, masalah kesehatan mental, kehamilan yang tidak diharapkan, gangguan reproduksi, hingga penularan penyakit infeksi menular seksual (IMS). Untuk memulihkan kondisi korban kekerasan, dukungan perawatan perlu dilakukan secara fisik dan psikologis.
2. Depresi
Depresi merupakan salah satu penyebab utama penyakit, kecacatan, dan bunuh diri pada usia remaja dan dewasa muda. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara lain kekerasan, kemiskinan, hingga hidup dalam lingkungan yang rentan menyebabkan gangguan kesehatan mental.
Deteksi dan penanganan depresi pada kategori usia ini harus dilakukan tepat waktu. Jika tidak, kondisi tersebut bisa merusak kesehatan fisik dan mental, yang tentunya akan berbahaya bagi keselamatan nyawa.
3. Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang banyak dilakukan kelompok usia remaja serta dewasa muda. Kebiasaan tersebut dapat mengurangi pengendalian diri dan meningkatkan perilaku berisiko seperti seks bebas hingga mengemudi ugal-ugalan.
Akibatnya, banyak dari mereka yang kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas, kekerasan, dan kematian. Konsumsi narkoba dan alkohol juga dikaitkan dengan gangguan neurokognitif, yang dapat menyebabkan masalah pada emosi, perilaku, dan kemampuan sosial di kemudian hari.
4. Kecemasan
Selain depresi, kelompok usia dewasa muda juga seringkali mengalami gangguan kecemasan. Kondisi ini termasuk fobia, gangguan panik, kecemasan sosial, gangguan stres pasca trauma (PTSD), dan gangguan obsesif kompulsif (OCD).
Penyebabnya sendiri bermacam-macam. Sebagai contoh, PTSD disebabkan oleh peristiwa traumatis, sedangkan fobia dipicu ketakutan ekstrem terhadap orang, tempat, atau kondisi tertentu. Kecemasan membuat orang dewasa muda sering menyendiri, gelisah, emosional, takut, tidak responsif, dan tak terkendali.
5. Gangguan makan
Gangguan makan seperti bulimia, anoreksia, body dysmorphic disorder (BDD) merupakan salah satu masalah yang sering dialami kelompok umur dewasa muda, khususnya wanita. Kondisi ini terjadi karena tekanan sosial yang berasal dari teman sebaya, industri hiburan, hingga standar mengenai berat badan ideal.
Tanda-tanda Anda mengalami gangguan ini yaitu berusaha untuk menurunkan berat badan secara drastis, selalu merasa tidak percaya diri, dan takut berat badan bertambah. Jika terus dibiarkan, kondisi tersebut dapat berbahaya bagi nyawa Anda.
Apabila Anda mengalami masalah-masalah di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter, psikiater, maupun psikolog. Penanganan sedini mungkin bisa mencegah kondisi yang Anda alami semakin parah.

