Apa itu toxic people? Kenali Ciri-ciri Toxic People
Apa itu toxic people?
Toxic people merujuk pada perilaku seseorang yang toksik atau hubungan yang toksik. Dalam hidup, kita semua pasti pernah mengenal orang-orang negatif ini. Mungkin Anda bahkan berteman dengan mereka, atau mereka mungkin anggota keluarga Anda sendiri.
Biasanya, toxic people selalu mengeluh setiap saat. Mereka juga sering merasa paling benar dan mudah menyalahkan orang lain atas permasalahan yang terjadi. Mereka akan terus-menerus menciptakan drama atau konflik seolah-olah tak kenal kata damai.
Berhadapan dengan toxic people akan mengisap habis energi Anda. Bukannya menikmati hubungan yang sehat, Anda malah harus terus membantu dan menghibur mereka.
Setelah mendapatkan dukungan, ‘orang beracun’ akan kembali mengusik Anda dengan perilaku dan obrolan negatif yang membuat hati pegal.
Ciri-ciri toxic people yang patut diwaspadai
Ciri-ciri toxic people yang bisa terlihat adalah penuh drama dan selalu mencari perhatian. Mereka juga tidak konsisten dan sangat senang memanipulasi orang lain.Kita semua pasti pernah bertemu, atau bahkan dekat dengan toxic people. Mereka akan menusuk Anda dengan racunnya, serta membuat Anda merasa tidak berharga dan lelah secara emosional.
Daripada terus terpuruk, Anda perlu mengenal ciri-ciri dari ‘orang beracun’ dan cara untuk menghadapi mereka dengan jitu.Toxic people umumnya menunjukkan pola perilaku yang hampir serupa satu sama lain. Berikut ini ciri-ciri toxic people yang patut Anda waspadai:
1. Tidak konsisten
Orang yang toxic seringkali menunjukkan sikap dan perilaku yang tidak konsisten. Selain itu, mereka juga kerap tak menepati janji atau komitmen yang telah dibuat sebelumnya.
2. Selalu mencari perhatian
Toxic people selalu mencari perhatian orang lain. Sebagai contoh, orang dengan kepribadian tersebut mungkin akan terus menerus menelepon, mengirim pesan, atau datang ke rumah Anda untuk mencari dukungan emosional. Namun, mereka seringkali tidak melakukan hal serupa ketika Anda membutuhkannya,
3. Penuh drama
Orang dengan kepribadian ini kerap mendramatisir situasi. Mereka suka memantik emosi orang lain untuk menciptakan konflik. Hal tersebut dilakukan untuk melihat apa yang nantinya akan terjadi. Contohnya, orang yang toxic bisa saja mengetes seberapa sayangnya pasangan mereka dengan membuatnya cemburu.
4. Tidak tahu batasan
Setiap manusia mempunyai batasan seberapa dalam orang lain bisa masuk atau ikut campur dalam urusan pribadinya. Toxic people tidak bisa menahan diri untuk melewati batasan tersebut meskipun Anda sudah memintanya berkali-kali.
5. Senang memanipulasi orang
Toxic people tidak akan segan untuk memanipulasi orang maupun keadaan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Dalam meraih tujuannya, orang dengan kepribadian ini sering mengabaikan perasaan orang lain.
6. Suka merendahkan orang lain
Orang yang beracun akan senang saat tahu kekurangan orang lain. Lalu, mereka akan membongkar kekurangan ini untuk merendahkan orang tersebut di hadapan banyak orang. Tidak jarang juga mereka akan membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain yang ingin direndahkan tersebut. Hal ini dilakukan untuk membuat orang lain percaya bahwa dia yang lebih baik.
7. Sulit meminta maaf
Kata maaf tidak ada dalam kamus toxic people. Pasalnya, meminta maaf hanya akan merendahkan mereka di hadapan orang lain. Jika mereka salah, orang toxic hanya akan mencari kesalahan orang lain juga untuk menutupi kesalahan yang dia lakukan. Malahan, tidak jarang orang lain yang malah kena getahnya saat orang toxic melakukan kesalahan.
Bagaimana cara mengenali toxic people?
Toxic people bisa diibaratkan sebagai maling dari energi positif. Mudah sekali untuk mengetahui apakah seseorang termasuk toksik atau tidak untuk Anda.
Anda bisa mengenali mereka dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:
- Setiap kali Anda berbincang-bincang dengan mereka, apakah Anda merasa lelah, takut, marah, dan pesimis?
- Apakah setelah mengobrol, Anda merasa tidak berdaya?
- Apakah mereka sering mengeluh?
- Apakah mereka selalu membesar-besarkan masalah kecil hingga memicu konflik?
- Apakah mereka kerap mencari-cari kesalahan dalam diri Anda?
Jika terdapat satu atau lebih jawaban yang benar, bisa dipastikan orang tersebut ‘beracun’ untuk Anda.
Orang-orang yang memiliki gangguan mental, misalnya depresi, akan mudah terkena efek dari toxic people. Pasalnya, penderita masalah kejiwaan sudah peka terhadap emosi negatif.
Mengelilingi diri dengan orang-orang toksik akan membuat pengidap gangguan mental merasa lebih lemah dan labil.

