Manfaat Ketumbar (Cillantro) untuk Kesehatan
ketumbar (cilantro) adalah salah satu rempah yang punya rasa dan aroma menyegarkan. Bentuknya sangat mirip dengan daun seledri, tapi punya warna yang lebih terang. Bukan cuma memperkaya citarasa, ada berbagai manfaat daun ketumbar untuk kesehatan karena kandungan nutrisi, seperti antioksidan, di dalamnya.
Jika dibandingkan dengan seledri, daun ketumbar (cilantro) adalah rempah yang kalah tenar di Indonesia. Keduanya memiliki bentuk yang sangat mirip sehingga orang mungkin saja salah mengira.Daun ketumbar tidak hanya sekadar menambah cita rasa makanan. Ada berbagai manfaat daun ketumbar yang ternyata baik bagi kesehatan. Apa saja?
Manfaat daun ketumbar untuk kesehatan tubuh
Selain sebagai bumbu masakan, cilantro alias daun ketumbar juga punya manfaat bagi kesehatan yang telah dikenal luas.
Bahkan, dengan menambahkan daun ketumbar ke dalam masakan, dipercaya dapat mencegah terbentuknya heterocyclic amines (HCAs) pada daging saat dimasak dalam temperatur tinggi. Keberadaan HCAs telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko kanker.
Berikut ini adalah beberapa manfaat daun ketumbar
1. Obat kejang
Berdasarkan penelitian, manfaat daun ketumbar dapat mengurangi kekambuhan kejang epilepsi.
Komponen daun ketumbar yang bernama dodecanol terikat pada saluran kalium sehingga membuatnya tetap terbuka dan mengurangi eksitabilitas neuron yang dapat menyebabkan kejang.
2. Mencegah kerusakan sel dan meningkatkan daya tahan tubuh
Daun ketumbar memiliki kandungan beta-karoten dan lutein yang dikenal sebagai antioksidan.
Kandungan antioksidan pada makanan dapat membantu mengurangi kerusakan sel yang diakibatkan oleh radikal bebas.
Hasil penelitian menunjukkan adanya kaitan antara aktivitas antioksidan dengan kandungan fenolik pada ekstrak daun ketumbar. Bahkan, jika dibandingkan dengan biji ketumbar, aktivitas antioksidan dari daun ketumbar jauh lebih besar.
Tingginya kandungan antioksidan ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan berbagai penyakit, mulai dari kanker hingga tanda-tanda penuaan kulit.
3. Mencegah diabetes
Daun ketumbar adalah sayuran yang tinggi kandungan serat. Dalam 100 gram, daun ketumbar mengandung 3,7 gram karbohidrat total yang terdiri dari 2,8 gram serat pangan. Makanan tinggi serat dinilai baik untuk mencegah diabetes.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa tikus yang terkena diabetes, mengalami penurunan level gula setelah diberikan diet dan air ekstrak ketumbar. Meski demikian, penelitian ini belum dapat dibuktikan pada manusia penderita diabetes.
4. Mengatasi nyeri sendi
Daun ketumbar mengandung banyak vitamin, tak terkecuali vitamin K. Vitamin, mineral, dan antioksidan dalam daun ketumbar memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tulang dan sendi.
Vitamin K berperan penting untuk pembekuan darah sekaligus membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah masalah seperti osteoporosis.
Berdasarkan penelitian, sebuah suplemen herbal yang terbuat dari ekstrak daun ketumbar telah terbukti mampu menurunkan peradangan dan rasa sakit yang diakibatkan oleh rheumatoid arthritis.
5. Menjaga kesehatan pencernaan
Penelitian lain menunjukkan bahwa manfaat daun ketumbar lainnya adalah sebagai antimikroba. Konsumsi daun ketumbar dipercaya dapat mengurangi keberadaan bakteri Escherichia coli pada usus kecil.
Selain itu, daun ketumbar mengandung senyawa dodecenal yang mampu melawan bakteri Salmonella, yaitu bakteri penyebab keracunan makanan.
Hal ini pun dipaparkan pada riset terbitan Centre for Agriculture and Biosciences International.
6. Menjaga kesehatan otak
Manfaat daun ketumbar yang satu ini berasal dari kandungan antioksidannya. Terbukti, mengonsumsi makanan kaya antioksidan bermanfaat untuk mengurangi risiko penurunan kinerja otak, seperti Alzheimer hingga Parkinson.
7. Mengendalikan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung
Khasiat daun ketumbar terbukti mampu mengontrol tekanan darah agar tidak terlalu tinggi. Bahkan, memiliki efek yang menyerupai obat ACE inhibitor, yaitu obat penurun tekanan darah. Jadi, kesehatan jantung pun terjaga.
Dalam hal ini, manfaat rebusan daun ketumbar ini bisa didapatkan dari senyawa flavonoid yang terkandung. Hal ini pun dipaparkan pada riset terbitan Oxidative Medicine and Cellular Longevity.
8. Merawat kesehatan kulit
Kandungan antioksidan pada daun ketumbar dinilai dapat membantu mencegah kerusakan sel yang bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan serta kerusakan akibat efek buruk sinar UVA/UVB.
Selain itu, ekstrak daun ketumbar juga sering digunakan sebagai masker wajah untuk mengatasi jerawat, pigmentasi, hingga kulit kering. Namun, manfaat daun ketumbar untuk permasalahan kulit tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

