10 Penyebab Sering Lupa Pada Diri Sendiri
Penyebab sering lupa dapat terjadi akibat kurang tidur, efek samping obat, depresi atau stres, hingga kekurangan vitamin B12. Untuk mengatasinya, cobalah istirahat yang cukup, membuat pengingat, dan konsumsi makanan bergizi.
Kebiasaan sering lupa tidak selalu berkaitan dengan penuaan. Bukan hanya terjadi pada lansia, kondisi ini juga bisa dialami anak muda. Selain usia, ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab sering lupa. Akibatnya, Anda mungkin sering lupa kunci rumah, ulang tahun pasangan, rute jalan, nama orang yang baru dikenal, ataupun hal lainnya.
Jika kondisi ini terjadi, perasaan kesal atau bahkan khawatir dapat menghantui pikiran Anda.
Penyebab sering lupa
Lupa adalah hal wajar yang dapat dialami setiap orang. Namun, jika Anda sering lupa, terdapat beberapa kondisi yang mungkin mendasarinya.
Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penyebab sering lupa dan tidak fokus yang perlu diwaspadai.
1. Kurang tidur
Kurang tidur dapat menjadi penyebab sering lupa pada usia muda. Sebab, durasi dan kualitas tidur yang baik sangat penting untuk ingatan.
Jika jam tidur hanya sedikit atau sering terbangun di malam hari, hal tersebut dapat mengganggu kemampuan otak Anda untuk mengingat karena kelelahan.
Itulah mengapa semakin sering Anda begadang, semakin sering lupa.
2. Efek samping obat
Obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, antihistamin, anticemas, pelemas otot, obat penenang, obat tidur, dan obat pereda nyeri pascaoperasi, dapat mengganggu atau menyebabkan hilangnya ingatan.
Pada akhirnya, kondisi tersebut bisa menjadi penyebab sering lupa dan bingung karena sulit mengingat ingatan yang hilang.
3. Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol
Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan hilangnya ingatan. Hal ini dapat membuat Anda sering lupa dalam mengingat sesuatu.
Selain minuman beralkohol, penggunaan obat-obatan terlarang juga berpotensi menyebabkan Anda mudah lupa.
Pasalnya, obat-obatan tersebut dapat mengubah senyawa kimia di otak sehingga membuat Anda sulit mengingat sesuatu.
4. Sering merokok
Merokok dapat merusak ingatan dengan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke otak.
Penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan merokok dilaporkan lebih sulit dalam mengingat nama daripada orang yang tidak merokok.
5. Dehidrasi
Dehidrasi juga bisa menjadi penyebab sering lupa. Ketika tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup, Anda semakin rentan terhadap dehidrasi.
Dehidrasi parah dapat menyebabkan kebingungan, mengantuk, lupa, dan sulit konsentrasi sehingga mengganggu aktivitas yang tengah dilakukan.
6. Depresi atau stres
Ketika Anda mengalami depresi atau stres, kondisi tersebut dapat menghambat perhatian, fokus, dan konsentrasi.
Masalah ini juga bisa mempengaruhi daya ingat sehingga kemampuan Anda dalam mengingat sesuatu menjadi lemah.
7. Kekurangan vitamin B12
Vitamin B12 punya peran penting dalam menjaga fungsi otak supaya tetap sehat.
Kekurangan vitamin ini dapat menjadi penyebab daya ingat menurun sehingga membuat Anda sering lupa.
Pada kasus yang parah, kekurangan vitamin B12 bahkan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada otak.
8. Masalah tiroid
Kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif dapat menyebabkan masalah pada memori otak, seperti menjadi sering lupa kejadian yang baru saja terjadi dan sulit berkonsentrasi.
Selain itu, masalah tiroid dapat menyebabkan metabolisme tubuh menjadi terlalu cepat ataupun terlalu lambat.
9. Cedera kepala
Cedera kepala akibat jatuh atau kecelakaan dapat melukai otak dan menyebabkan hilangnya ingatan jangka pendek atau panjang.
Kondisi ini bisa membuat Anda mudah lupa ketika mengingat sesuatu. Namun, ingatan dapat membaik jika cedera kepala pulih seiring berjalannya waktu.
10. Kondisi medis tertentu
Beberapa kondisi medis tertentu, seperti stroke, demensia, HIV, TBC, sleep apnea, sifilis, tumor, dan infeksi otak, bisa menyebabkan Anda mengalami masalah ingatan.
Sebagai konsekuensinya, Anda dapat menjadi pelupa dan sulit mengingat.

