• BERANDA
  • TENTANG
    • Profil
    • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
    • Tugas Pokok dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • BERITA KEGIATAN
  • LAYANAN DAN INFORMASI
    • Layanan Aplikasi
      • Webmail Sign In
      • Penjaminan Mutu UMA
      • Himpunan Aplikasi Online
      • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
      • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
      • Repository UMA
      • Open Access Public Catalog
    • ARSIP digital
      • Daftar Nama Sitasi Dosen
  • Help Desk
  • Artikel
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area - Pusat Jurnal Ilmiah Terbaik di Sumatera Utara
    • BERANDA
    • TENTANG
      • Profil
      • Visi Misi Pusat Jurnal Ilmiah Internasional
      • Tugas Pokok dan Fungsi
      • Struktur Organisasi
    • BERITA KEGIATAN
    • LAYANAN DAN INFORMASI
      • Layanan Aplikasi
        • Webmail Sign In
        • Penjaminan Mutu UMA
        • Himpunan Aplikasi Online
        • Jurnal Ilmiah Dosen UMA
        • Jurnal Ilmiah Mahasiswa UMA
        • Repository UMA
        • Open Access Public Catalog
      • ARSIP digital
        • Daftar Nama Sitasi Dosen
    • Help Desk
    • Artikel

    News

    • Home
    • Blog
    • News
    • Apa itu hormon dopamin?

    Apa itu hormon dopamin?

    • Date September 5, 2022

    Hormon dopamin adalah zat kimia yang dilepaskan di otak serta mempunyai fungsi untuk membuat Anda merasa lebih baik. Pada dasarnya, cara kerjanya adalah sebagai pembawa pesan kimia antara neuron. Ini dilepaskan ketika otak ‘menginginkan’ sesuatu. Jadi, jumlah dopamin yang tepat penting untuk tubuh dan otak.

    Selain itu, hormon dopamin juga digunakan untuk membantu sel-sel saraf untuk mengirim pesan satu sama lain. Ini diproduksi oleh sekelompok sel saraf di tengah otak dan mengirimkan pesan ke bagian otak lainnya. Dopamin juga tidak bekerja sendirian. Ia bekerja dengan senyawa kimia dan hormon lainnya seperti serotonin dan adrenalin.

    Fungsi hormon dopamin dalam tubuh

    Fungsi dopamin adalah bertanggung jawab untuk membuat Anda merasakan kesenangan, kepuasan, dan juga motivasi. Jadi, ketika Anda merasa senang karena telah mencapai sesuatu, itu karena terjadinya lonjakan hormon dopamin di otak.

    Selain itu, fungsi lainnya adalah agar tubuh bisa membuat bahan kimia norepinefrin dan epinefrin.

    Jumlah hormon dopamin yang tepat biasanya sejalan dengan meningkatkan suasana hati. Untuk itu, ini ideal dengan situasi pembelajaran, perencanaan, dan produktivitas.

    Berikut adalah fungsi serta kontribusi dopamin pada perasaan, seperti:

    • Kewaspadaan
    • Fokus
    • Motivasi
    • Kebahagiaan

    Tingkat hormon dopamin yang tinggi juga dapat menghasilkan perasaan euforia sementara.

    Peran dopamin pun tak hanya berkaitan dengan kebahagiaan. Ketika dilepaskan di otak, akan tercipta perasaan waspada dan terjaga. Beberapa fungsi hormon dopamin dalam tubuh:

    • Cara otak mempelajari sesuatu dalam keadaan waspada hingga bahagia
    • Meningkatkan detak jantung saat kerjanya sangat lemah
    • Membantu mengalirkan darah ke seluruh tubuh
    • Membantu memperlancar aliran darah ke ginjal supaya kerja organ tersebut tetap baik untuk menyaring racun
    • Kadar yang tinggi bisa membantu ibu agar lebih rileks saat menyusui.
    • Kadar yang cukup akan membuat siklus tidur lebih baik
    • Membantu mengendalikan mual dan muntah berlebihan saat tubuh sedang tidak fit
    • Meredakan rasa sakit dengan memberikan sinyal positif ke tubuhMembantu pergerakan tubuh karena dopamin bersifat neurotransmiter untuk stimulus ke saraf dan otot

    Gangguan pada kadar hormon dopamin

    Apabila Anda mengalami ketidakseimbangan kadar dopamin, ada beberapa gejala yang mungkin terjadi sesuai dengan penyebabnya, yaitu:

    • Kram, kejang, atau otot terasa kaku,
    • Masalah pencernaan (sembelit atau GERD),
    • Radang paru-paru,
    • Susah tidur,
    • Bergerak atau berbicara lebih lambat,
    • Merasa lelah dan tidak termotivasi,
    • Sedih dan kurang harapan, serta
    • Gairah seksual menurun.
    • Risiko depresi

    Kadar hormon dopamin yang terlalu sedikit atau terlalu tinggi dapat berbahaya untuk tubuh. Bahkan, bisa berkaitan dengan beragam kondisi mental dan maupun medis. Apabila kadar dopamin terlalu rendah, berikut beberapa gejala yang timbul:

    • Sulit berkonsentrasi,
    • Kurang motivasi, juga
    • Sulit bergerak.

    Sementara itu, apabila kadar hormon dopamin terlalu tinggi, seseorang akan menunjukkan beberapa tanda, seperti:

    • Senang berlebihan,
    • Halusinasi (melihat atau mendengar hal yang sebenarnya tidak ada), dan juga
    • Delusi (meyakini suatu hal yang tidak nyata).

    Hormon dopamin dan gangguan mental

    Beberapa gangguan mental juga dikaitkan dengan masalah kadar dopamin yang terlalu rendah atau terlalu tinggi. Gangguan mental tersebut, di antaranya adalah:

    1. Skizofrenia

    Dopamin dikaitkan dengan kondisi halusinasi dan delusi, dua penanda pada gangguan skizofrenia. Hingga kini, belum ada penyebab pasti skizofrenia. Beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu adalah biologis, genetik, dan juga lingkungan.

    2. Attention-deficit hyperactivity disorder

    Attention-deficit hyperactivity disorder atau ADHD adalah gangguan yang memengaruhi cara memusatkan perhatian, serta ditandai dengan kurangnya kontrol diri. Beberapa studi menemukan bahwa ADHD dapat terjadi karena kekurangan dopamin di dalam tubuh.

    3. Depresi

    Depresi mungkin menjadi gangguan mental yang paling dikenal. Beberapa gejala depresi, yaitu merasa tidak ada yang peduli, sedih terus-menerus, hilangnya motivasi, dan hilangnya ketertarikan atas segala hal.

    Para ahli percaya bahwa gejala depresi berkaitan dengan disfungsi pada sistem dopamin. Disfungsi tersebut juga dapat dipengaruhi oleh stres, rasa nyeri, maupun trauma atas kejadian masa lalu.

    Cara meningkatkan dopamin secara alami

    Umumnya, kadar dopamin sudah diatur dengan baik dalam sistem saraf. Namun, beberapa orang mungkin mengalami ketidakseimbangan hormon ini.

    Lupakan obat berbahaya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh, seperti:

    1. Konsumsi makanan tinggi protein

    Protein terdiri atas beragam asam amino. Salah satunya yaitu tirosin, asam amino yang penting dalam produksi dopamin. Tirosin pun juga bisa dibuat dari asam amino lainnya, yaitu phenylalanine. Baik tirosin maupun phenylalanine terdapat dalam makanan sumber protein, seperti telur, daging, kacang-kacangan, produk kedelai termasuk tempe, dan produk susu.

    2. Kurangi lemak jenuh

    Studi pada hewan telah mengungkapkan, konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat mengganggu penyampaian sinyal dopamin di otak.

    Beberapa sumber lemak jenuh yang sebaiknya Anda batasi yaitu mentega, minyak kelapa, minyak kelapa sawit, dan susu tinggi lemak.

    3. Penuhi kebutuhan sinar mentari

    Kurang mendapatkan sinar matahari telah dikaitkan dengan menurunnya senyawa kimia kebahagiaan, termasuk dopamin. Anda bisa berjemur di jam 10-1 siang, selama 15-30 menit, untuk mencukupi kebutuhan sinar mentari ini.

    4. Konsumsi makanan sumber probiotik

    Beberapa jenis bakteri baik di usus berperan dalam produksi dopamin. Di usus pun terdapat banyak sel saraf yang menghasilkan hormon, termasuk dopamin. Beberapa sumber vitamin yaitu tempe, kimchi, yogurt, dan kombucha.

    5. Tidur cukup

    Tidur cukup di malam hari, yaitu sekitar 7-9 jam bagi orang dewasa, membantu kadar dopamin tetap seimbang. Kurang tidur juga mengurangi sensitivitas dopamin di otak, sehingga Anda menjadi lebih mengantuk.

    6. Berolahraga

    Cara meningkatkan hormon dopamin yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah berolahraga. Di dalam sebuah studi berdurasi tiga bulan, partisipan yang melakukan yoga dalam waktu satu jam selama enam hari mengalami peningkatan hormon dopamin di dalam tubuhnya secara signifikan.

    7. Meditasi

    Meditasi adalah teknik yang dilakukan untuk menenangkan pikiran. Kegiatan ini dapat dilakukan sambil berdiri, duduk, dan bahkan saat berjalan. Sebuah studi yang dirilis dalam jurnal Cognitive Brain Research membuktikan, 8 partisipan yang merupakan guru meditasi mengalami peningkatan hormon dopamin sebanyak 64% setelah bermeditasi selama satu jam.

    8. Hindari stres

    Stres adalah pemicu dari berbagai kondisi medis. Tidak hanya itu, stres juga bisa menyebabkan turunnya kadar dopamin di dalam tubuh kita.Maka dari itu, untuk meningkatkan kadar hormon dopamin, Anda perlu untuk mengatasi rasa stres yang ada di dalam pikiran.

    • Share:

    Artikel Sebelumnya

    Cara Meningkatkan IQ dan EQ Pada Diri
    September 5, 2022

    Artikel Selanjutnya

    Dampak Negatif HP untuk Kesehatan Tubuh
    September 6, 2022

    KAITAN UMA

    Penjaminan Mutu Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Himpunan Aplikasi Online Universitas Medan area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Jurnal Imiah Dosen Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Database Jurnal Mahasiswa Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    Repository Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.
    OPAC (Open Access Public Catalog) Digital library Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.

    INSTAGRAM PJII UMA

    MEDIA KAMPUS

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Green Metric

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    Universitas Medan Area - Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. PTS-Sehat

    logo-lke-uma

    0811-6121-412

    [email protected]

    Kampus I

    Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
    (061) 7360168. CALL CENTER : 0811-6013-888 Whatsapp
    Fax : (061) 7368012
    [email protected]

    Kampus II

    Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
    (061) 42402994
    Fax : (061) 8226331
    [email protected]

    © Copyright 2026 Pusat Jurnal Ilmiah Internasional | Universitas Medan Area.

    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026