Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan
Cengkeh adalah tangkai bunga kering dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkeh memiliki rasa yang manis dan aromatik, serta tersedia dalam bentuk utuh, bubuk, maupun minyak esensial.
Kandungan nutrisi dalam cengkeh yang bervariasi membuatnya memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Cengkeh bahkan dijadikan sebagai obat tradisional yang banyak digunakan oleh orang-orang terdahulu.
Berikut manfaat cengkeh untuk kesehatan tubuh yang tidak boleh dilewatkan:
1. Membantu menjaga kesehatan tulang
Dalam sebuah penelitian pada hewan yang dimuat dalam jurnal Natural product research, beberapa senyawa dalam cengkeh terbukti membantu menjaga massa tulang. Cengkeh mengandung tinggi ekstrak eugenol dan mangan yang bisa meningkatkan kepadatan, kekuatan, dan kesehatan tulang.
Mangan adalah mineral yang berperan penting dalam pembentukan tulang. Penelitian menemukan konsumsi suplemen mangan selama 12 minggu bisa meningkatkan kepadatan mineral tulang secara signifikan. Namun, manfaat cengkeh untuk kesehatan tulang pada manusia masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
2. Membunuh bakteri
Salah satu manfaat cengkeh untuk kesehatan adalah memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menghentikan pertumbuhan bakteri. Suatu studi laboratorium menunjukkan bahwa minyak cengkeh efektif membunuh tiga jenis bakteri, salah satunya E.coli yang dapat menyebabkan diare.
Sifat antibakteri dalam cengkeh juga dapat membantu menjaga kesehatan mulut, di mana senyawa cengkeh mampu menghentikan pertumbuhan dua bakteri yang bisa memicu penyakit gusi.
3. Mengatasi jerawat
Cengkeh juga punya manfaat untuk kulit dan kecantikan, yaitu mengatasi masalah jerawat karena memiliki sifat antimikroba yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa minyak ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus yang dapat menyebabkan jerawat, bisul, ruam, lepuh, dan impetigo.
Sebagai obat jerawat alami, kamu dapat mengoleskan kapas yang telah ditetesi minyak cengkeh dan madu pada area kulit yang terkena. Kemudian, bilas dengan air bersih setelah area tersebut kering.
4. Mengobati tukak lambung
Tukak lambung adalah penipisan selaput lendir lambung karena meningkatnya asam lambung terus-menerus. Peningkatan asam lambung ini bisa disebabkan oleh stres dan infeksi. Cengkeh adalah salah satu herbal yang dinilai bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah asam lambung.
Sebuah studi pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak cengkeh dapat membantu mengobati radang lambung, serta memiliki efek yang mirip dengan obat maag.
Minyak cengkeh untuk asam lambung dalam penelitian hewan juga bisa meningkatkan produksi lendir yang dapat berfungsi sebagai penghalang asam lambung sekaligus mencegah luka pada dinding lambung akibat cairan asam lambung sehingga tidak terjadi erosi lapisan lambung.
5. Membantu mengatur gula darah
Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak cengkeh dapat membantu mengatur peningkatan gula darah pada tikus penderita diabetes.
Sementara, penelitian lain pada tikus juga menunjukkan bahwa cengkeh dan nigericin dapat meningkatkan penyerapan gula dari darah ke dalam sel tubuh, fungsi sel yang memproduksi insulin, dan sekresi insulin.
6. Meningkatkan kesehatan hati
Antioksidan yang tinggi dalam cengkeh dapat membantu mencegah penyakit hati karena mengurangi stres oksidatif. Bukan hanya itu, senyawa eugenol dalam cengkeh juga bermanfaat untuk hati.
Sebuah penelitian pada tikus yang diberi penyakit hati berlemak dengan campuran minyak cengkeh menunjukkan bahwa kedua campuran tersebut meningkatkan fungsi hati dan mengurangi peradangan. Namun, penelitian tentang efek perlindungan cengkeh terhadap manusia masih terbatas.
7. Mengobati sakit gigi
Sifat antikuman dan anestesi yang dimiliki minyak cengkeh membuatnya sangat efektif untuk mengurangi nyeri di gusi dan gigi, ataupun sariawan. Manfaat cengkeh untuk sakit gigi ini juga tidak lepas dari kandungan eugenol di dalamnya.
Eugenol adalah molekul fenolik alami yang bersifat antibakteri, antijamur, antioksidan, dan antineoplastik yang biasa digunakan sebagai antiseptik oels untuk mengatasi masalah gigi dan mulut. Selain itu, menurut sebuah penelitian, minyak cengkeh dan molekulnya juga efektif dalam mencegah erosi gigi.
Anda dapat menempelkan kapas yang telah ditetesi minyak cengkeh dan minyak zaitun pada gigi yang sakit. Namun jangan teteskan pada sariawan yang parah dan luka terbuka. Setelah itu, berkumurlah dengan air hangat. Kedua campuran tersebut juga dapat membantu menghilangkan bau mulut.
8. Mengurangi mual
Cengkeh dipercaya bisa membantu dalam mengurangi mual dan muntah. Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Sulawesi Barat, cengkeh mengandung senyawa aktif seperti minyak atsiri yang dapat dijadikan sebagai aromaterapi.
Dalam menghentikan mual, Anda dapat mengoleskannya pada bantal atau sapu tangan untuk dihirup. Selain itu, cengkeh juga dapat menenangkan dan meredakan pusing.
9. Mengatasi masalah pernapasan
Manfaat cengkeh untuk kesehatan lainnya adalah mengatasi masalah pernapasan. Minyak cengkeh memiliki efek mendinginkan dan antiperadangan yang banyak digunakan untuk membersihkan saluran hidung agar lebih lega. Efek ekspektoran yang dimilikinya juga dapat membantu mengatasi berbagai masalah pernapasan, seperti pilek, batuk, asma, bronkitis, dan sinusitis.
Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa mengonsumsi teh cengkeh. Cara membuat teh cengkeh cukup mudah. Pertama campurkan 2 batang cengkeh kayu manis dan dua biji kapulaga. Kemudian hancurkan dan masukkan ke dalam cangkir. Setelah itu seduh campuran tersebut dengan air mendidih dan diamkan 1 sampai 2 menit untuk kemudian diminum.
10. Meredakan sakit kepala
Ketegangan pada pembuluh darah dapat sebabkan sakit kepala. Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba minum teh cengkeh.
Cengkeh mengandung banyak flavonoid sebagai agen antiperadangan yang dapat membantu meredakan ketegangan di pembuluh darah. K Hal ini juga tidak terlepas dari kandungan antipasmodik cengkeh yang dapat mengatasi ketegangan otot, mengobati batuk, hingga meredakan sakit kepala. Anda dapat mengoleskan campuran minyak cengkeh dan garam pada dahi untuk meredakan sakit kepala
11. Membantu melindungi tubuh dari kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat senyawa dalam cengkeh dapat membantu melindungi tubuh dari sel kanker.
Eugenol dalam cengkeh terbukti memiliki sifat antikanker. Sebuah studi tabung menunjukkan bahwa eugenol secara efektif mendorong kematian sel dalam sel kanker serviks.
Tak hanya itu, sebuah studi tabung lainnya juga menemukan ekstrak cengkeh dapat membantu menghentikan pertumbuhan tumor, serta meningkatkan kematian sel yang ada dalam sel kanker. Akan tetapi, perlu diingat bahwa eugenol dalam jumlah tinggi dapat beracun.
12. Membantu mengatasi disfungsi ereksi
Salah satu manfaat cengkeh untuk pria adalah membantu mengatasi disfungsi ereksi pada penderita diabetes. Ini tidak lepas dari manfaat eugenol dan minyak atsiri cengkeh. Menurut penelitian, kedua kandungan tersebut dapat memulihkan respons ereksi pada hewan tikus yang menderita diabetes.
Meski demikian, karena penelitiannya dilakukan pada hewan tikus, masih perlu penelitian yang lebih luas lagi dengan subjek manusia untuk memastikan keampuhannya.

